Radio Streaming Online

Edy suwarsito's. Powered by Blogger.

Karomah VS Sihir

Karena lemahnya akidah islamiyah yang menghuuuujam dalam hati kita, karna sedikitnya ilmu agama kita. dan karna pandainya agen agen syetan mengemas produk yang mereka tawarkan dan penampilan islami yang mereka tampakan serta maraknya meda-media yang mengiklankan mereka, maka banyak sekali masyarakat islam yang tertipu dan terpedaya. Shir yang dia tawarkan di anggap karamah, kesesatan mereka di anggap ketaatan, penympangan mereka di anggap wajar dan suatu keharusan, keanehan mereka di anggap suatu keistemewaan. Dan yang lebih naif lagi, figur yang di nilai sebagai ulama oleh masyarakat malah melegalisir keberadaan mereka dan mengatakan kepada orang awam bahwa," Kita tidak layak menilai atau mengkoreksinya, karna maqomnya berbeda, mereka sudah ma'rifat sementara kita masih Sya'riat". memang kalau kita pribadi tidak layak untuk menilai mereka, karna belun tentu kita lebih baik dari mereka. Tetapi parameter penilaian di sini adalah syariat islam.
Syariat adalah mikrosof yang akan menguak virus virus dan bakteri-bakteri kesesatan mereka.Syariat adalah barometer akan seberapa jauh penyimpangan mereka dengan keanehan keanehan yang mereka milki. Dan teladan baik serta figur hidup yang kita jadikan cermin dalam pengamalan syariat islam adalah Rasulullah. Sufyan atsTsauri berkata "TIDAK di anggap suatu perkatan kecuali bila di buktikan dengan perbuatan.
perkataan dan perbuatan tidak di anggap benar bila kita tidak di barengi niat yang benar.
   Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak perbedaan antara karamah dan shir. agar kita tidak tertipu oleh tipu daya syetan, baik syetan dari jin maupun syetan dari manusia. Di antara perbedaanya  adalah:
1. Karamah itu datangnya dari Allah, sedangkan sihir berasal dari syetan.
   Ketika Nabi Zakara as. bertanya kepada Maryam tentang makanan yang selalu tersedia di mihrabnya. Maryam menjawab, "makanan itu dari sisi Allah".
2. Karamah tidak dapat di pelajari sedangkan sihir bisa di pelajari.
3. Karamah tidak bisa di trasfer sedangkan sihir bisa ditransfer. 
4. Karamah tidak bsa di wariskan, berbeda dengan sihir yang bisa di wariskan kepada siapapun yang berkenan.
5. Karamah tidak dapat di demonstrasikan, tapi sihir bisa didemonstrasikan.
6. Karamah tidak bisa di prediksi kapan kedatanganya, sedangkan sihir daoat di prediksi.
7. Karamah biasanya terjadi tidak berulang-ulang, sedangkan sihir bisa di ulang ulang.
8. Karamah itu di milki orang shalih, sedangkan sihir dimiliki orang munafiq, fasiq dan kafir. 
9. Karamah tidak bisa di perjual belikan sedangkan sihir bisa di perjualbelikan.
       Karamah itu bukanlah benda atau barang yang bisa di jadikan hak milik atau hak paten, dan dan juga bukan obyek dagangan yang menjajikan income yang menggiurkan.Jual beli dalam hal ini sarat dengan penipuan dan penyesatan. Karena konsumen di gilir kepada kemusyrikan dan pedangkalan tawakal terhdap Allah. bahkan bisa jadi si konsumen akan di bawa kepada penduaan Allah dan pemujaan syetan beserta bala tentaranya. Maka dari itulah, hindari transaksi-transaksi yang berkaitan dengan ilmu atau benda "keramat", sebelum anda merugi didunia  dan akhirat. Akhirnya, janganlah anda mudah terpesona dan terpedaya dengan tawaran  untuk menjadi orang shalih yang instan atau orang sakti dadakan ataupun ahli pengobatan. dan sihirlah yang banyak bergentayangan hari ini. Waspadalah, jangan  gadikan iman.****             
 
Salam sayang dan  bakti saya untuk kedua orangtua di rumah